Sabtu, 14 Januari 2017

Kiat Menang Debat

Kiat Menang Debat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda sering ketemu atau dipojokkan dengan data yang memporakporandakan pandangan Anda? Jangan mudah menyerah bertekuk lutut di bawah argumentasi. Ada dua hal yang sekurang-kurangnya bisa Anda lakukan: menggangsir fondasinya dari bawah, atau memenggalnya dari atas.

Ketika masih menjadi pecandu rokok, saya beralih dari Gudang Garam Merah ke beberapa rokok sampai akhirnya puas menemukan rokok yang benar-benar menjadi kesukaan saya: Ji Sam Soe Premium yang merupakan sortiran kelas wahid dan setiap batangnya dikemas dengan tabung plastik transparan [kini saya tak lihat lagi versi itu dan diganti dengan kemasan kertas grenjeng setiap batangnya]. Pada saat itu, berkali-kali orang menasihati saya untuk berhenti merokok. Mereka berusaha meyakinkan saya antara lain dengan menyebutkan hasil penelitian bahwa setiap batang rokok meningkatkan kemungkinan kena kanker paru-paru dan mengurangi hidup kita 5 menit.

Ada dua alasan kenapa argumentasi seperti itu saya abaikan. Pertama alasan emosional. Bagi saya, dan mungkin bagi banyak orang, argumentasi itu tak punya sentuhan emosi. Kita biasanya baru tersentuh secara emosional dan kemudian mau berubah untuk meninggalkan rokok ketika memang sudah terkena asma atau kanker paru-paru, atau merasakan derita orang yang kita cintai kena kanker ganas itu. Inilah keajaiban manusia: sering kali sesuatu belum akan disikapi dengan semestinya ketika akibat buruk dari sesuatu itu belum begitu dekat di depan hidung, atau mengenai
... baca selengkapnya di Kiat Menang Debat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 10 Januari 2017

Wiro Sableng #5 : Neraka Lembah Tengkorak

Wiro Sableng #5 : Neraka Lembah Tengkorak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Hujan lebat dan kabut tebal menutupi keseluruhan Gunung Merapi mulai dari puncak hingga ke kaki. Dinginnya udara tiada terkirakan. Dari malam tadi hujan mencurah lebat dan sampai dinihari itu masih juga terus turun. Suaranya menderu menegakkan bulu roma. Halilintar bergelegaran. Kilat sabung menyabung. Dunia laksana hendak kiamat layaknya.

Untuk kesekian puluh kalinya kilat menyambar dan untuk kesekian puluh kalinya pada suasana di kaki sebelah Timur Gunung Merapi menjadi terang benderang beberapa detik lamanya. Dalam keterangan yang singkat itu maka kelihatanlah satu pemandangan yang mengerikan tetapi juga sangat aneh.

Pada sebelah Timur kaki Gunung Merapi itu terdapat sebuah lembah tak bertuan yang tak pernah dijejaki kaki manusia. Tapi disaat hujan deras kabut tebal dan udara dingin luar biasa itu, di tengah-tengah lembah kelihatanlah empat sosok tubuh manusia! Keempatnya berdiri dengan tidak bergerak-gerak seakan-akan tiada mau perduli dengan buruknya cuaca saat itu. Bahkan mungkin juga tidak merasakan sama sekali suasana disaat itu.

Keempatnya menghadap ke satu arah yaitu mulut sebuah goa yang terletak sekitar sepuluh tombak di hadapan mereka. Meski kabut tebal dan hujan lebat, namun mata mereka yang berpemandangan tajam dapat melihat
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #5 : Neraka Lembah Tengkorak Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1